Friday, October 8, 2010

Bekerja Tanpa Hati

Penyakit sering hadir pada air tergenang, ketika ia bergerak dalam aliran sungai, air tersebut menjadi sehat kembali. Seperti halnya air, dalam organisasi saya kok merasa hal yang sama kalo 'menetap' terlalu lama, konsekuensi bekerja ala si 'mukimin' dan 'muhajir' akan memberikan dampak yang berbeda pada organisasi tersebut. Mukimin biasanya ahli sejarah perjalanan organisasi, kenal watak tetangga rumah, tau gossip yang berkembang sampai dinamika politik kantor. Muhajir, sebagai pendatang melihat komunitas yang ada sebagai tetangga baru, optimisme, peluang hidup, belajar kultur setempat, idealnya membawa perubahan terhadap tempat tersebut.


 

Sasaran intervensi semua kata benda nilai sebuah lokasi konservasi, Biodiversity, Livelihood, Land Use Management, Policy and institution, Sustainable Financing. Sasaran intervensi ibarat amunisi. Apa senjatanya? Science knowledge management, spatial planning, Community development, Campaign and advocacy ditambah governance, communication, learning and application dan operations.


 

Yang perlu dibangun dalam membangun sebuah pencapaian organisasi yang baru adalah bangunan road map intervensi dan approach. Road map tersebut merupakan islah antara mukimin dan muhajirin. Sebuah islah yang dapat mendamaikan masa sejarah yang dialami si mukimin dan ide-ide baru perubahan si muhajirin. Gap tersebut adalah jurang, dan islah adalah jembatan untuk mempertemukan kedua tepi jurang tersebut.


 

Samarinda, 08 Oktober 2010

No comments:

Post a Comment