Tuesday, October 12, 2010

Pekerjaan Satu Hari

Pekerja dan pekerjaannya membutuhkan upaya bekerja agar cepat hasil dan selesai, kerja gak lagi dengan keringat jaman sekarang trend untuk bekerja cerdas-smart dan bekerja cepat!. Tapi yang namanya dunia, the city that never sleeps, tidak akan pernah berakhir. Pekerjaan besok jangan pernah ditunda besok, karena besok akan membuahkan sebuah pekerjaan baru. Bekerja seperti kuda, di pacu dicambuk dan dipecut, mungkin masih relevan, deadline mengejar-ngejar dan diujung pintu kantor sudah ditunggu oleh laporan bulanan.

Pada hakikatnya pekerjaan yang tidak pernah berakhir itu adalah waktu kita, pertemuan antara kurva sigma umur badan kita dan sisa jatah waktu tinggal di dunia. Kita akan tersentak kelak dengan cepatnya waktu berlalu mengejar emas, kursi dan wanita, sampai kemudian kita tersadar ketika tangan mungil, mata kejora dan mulut cadel itu berubah menjadi sosok manusia dewasa dengan anak-anak mereka di kanan dan kirinya. Apakah pada waktu reuni itu nanti mereka akan ingat berapa banyak emas dan kursi yang berhasil kita bawa pulang, atau wanita yang membuat kita mabuk, ataukah mereka akan mengenang suatu pagi yang dihabiskan bersama dengan canda dan tawa lepas, suatu kenangan manis di sore hari di dekat semak berry hutan, ketika malam bercerita kisah seorang pangeran tampan menunggang kuda coklat membawa sekeranjang madu itu? Entahlah


 

Tanjung Redeb, 12 Oktober 2010

No comments:

Post a Comment